Setelah kupikir-pikir, setelah kutelaah, setelah kuperhatikan, setelah kucium-cium(?), aku baru menyadari bahwa teman-temanku ajaib semua. Entah itu kelakuannya yang ajaib, entah pola pikirnya, entah pengetahuannya, pokoknya ajaib. Kalau nggak gila, ya retard kayak aku lah pokoknya.

Aku sering mendengar suatu ucapan; kalau ingin melihat bagaimana orang tersebut, lihatlah dari teman-temannya. Lalu, ketika aku ingin melihat diriku sendiri, aku mulai memperhatikan teman-temanku. Baik yang benar-benar dekat ataupun yang lumayan dekat. Dan setelah memperhatikan, aku merasa sedih. Karena mereka semua ajaib dalam artian orang gila. Berarti aku juga gila, dong? Hiks.

Memang, dulu aku sering meminta teman-teman yang unik dan pintar. Minimal, yang kalau diajak ngobrol bisa nyambung dengan topik yang kubahas. Kalau aku membicarakan suatu ide gila, akan disahutin dengan pikiran terbuka, bukan dengan tatapan aneh. Yaah, kurang lebih, dulu aku meminta teman yang level kepintarannya sama denganku atau melebihi aku. Dan aku nggak tau level kepintaranku sampai aku memperhatikan teman-temanku.

.

Nggak, bukannya mau nyombong. Lagian, apa yang bisa disombongin juga? Teman-temanku level kepintarannya di atas aku semua. Aku mendapat teman-teman yang memang gila dan jenius di saat bersamaan. Mereka banyak membaca, banyak belajar dari buku-buku ajaib, masing-masing mereka punya kitab ilmu pengetahuannya sendiri-sendiri. Terkadang, ketika aku berbicara dengan mereka, otakku sampai koslet saking pintarnya mereka.

Mereka banyak membicarakan ide, pandangan orang-orang terkenal, sejarah, dan lain sebagainya. Biasanya, saat mereka membicarakan soal itu, aku hanya bisa terduduk diam dan mengatakan, “Aku bisa melontarkan manik-manik sejauh 5 meter dengan lubang hidungku, loh!”. Ya, dalam pertemanan ini, akulah yang paling bodoh. Tapi anehnya, mereka masih mau berteman denganku meski otakku mungkin besarnya hanya sebesar manik-manik.

Di saat mereka bicara serius dan aku sudah mulai tidak mengerti, biasanya aku melanglang buana entah kemana lalu membawa wajah bodohku yang juga dilatarbelakangi dengan kejadian bodoh. Atau terkadang, aku hanya terduduk diam sambil memperhatikan mereka, lalu memecah keseriusan dengan ucapan, “Astaga, kentutku bau, ternyata”. Alhamdulillahnya, pantatku tidak dipotong saat itu juga karena intermezzo yang absurd.

.

Secara general, aku mengagumi mereka dengan kelebihan mereka dalam ilmu pengetahuan. Mereka tidak hanya membicarakan hal-hal atau kegiatan sehari-hari yang biasa diucapkan orang-orang kebanyakan. Mereka membicarakan soal yang halus-halus, membicarakan ide, membicarakan pandangan orang-orang terkenal macam Buddha, membicarakan tentang dunia dan alam. Aku suka topik seperti itu.

Untuk orang yang tidak bisa membaca seperti aku, memiliki teman-teman seperti mereka sangatlah membantu. Mereka, bagiku, adalah buku berjalan. Aku bisa mengetahui banyak hal dari mereka. Makanya, aku sering terlihat seperti anak yang suka nongkrong karena aku memang membutuhkan teman-temanku untuk meng-update pengetahuanku. Aku senang berbicara dengan mereka sambil merokok atau sekedar minum kopi. Aku senang ketika mereka men-transfer ilmu-ilmu mereka padaku dengan cara bercerita atau menjawab pertanyaan bodohku.

Dan kebanyakan teman-temanku kudapat dari Internet. Internet memang memiliki apa saja, termasuk stok orang ajaib seperti mereka. Hampir tidak ada temanku yang berteman karena pertemuan muka atau dikenalkan (kalaupun ada, hanya Beber dan Sherly). Sisanya, aku mendapatkan mereka melalui internet. Entah itu mereka yang tertarik untuk kenalan denganku, atau aku yang tertarik untuk kenalan dengan mereka.

.

Udah, segitu aja. Maaf kalau bahasanya agak berantakan. Aku baru bangun tidur soalnya.

Ciao!

2 thoughts on “Ajaib

  1. โ€œ…ketika aku ingin melihat diriku sendiri, aku mulai memperhatikan teman-temanku. Baik yang benar-benar dekat ataupun yang lumayan dekat. Dan setelah memperhatikan, aku merasa sedih. Karena mereka semua ajaib dalam artian orang gila. Berarti aku juga gila, dong?โ€

    Lah emang, kan? Ngana aja yang denial mulu. xD

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s